Timika, Papua Tengah— Pelatihan operator alat berat terus berlangsung intensif di Timika. Hari ini, para siswa training asal Kabupaten Intan Jaya yang mengikuti program Operator Excavator telah memasuki tahap penting dalam sesi praktik lapangan, yakni penggalian dan penimbunan material atau yang dikenal sebagai tahap kombinasi alat.
Pelatihan berlangsung di lokasi Tempat Galian C, tepat di belakang Perumahan Pemda Timika, dan dipandu langsung oleh instruktur berpengalaman, Nabot Wandadaya yang menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah pemahaman teknis dan ketepatan dalam pengoperasian alat berat.

“Sampai pada tahap ini, saya masih mengajarkan mereka terkait pengoperasian Excavator—bagaimana cara menggali dan menimbun. Untuk beberapa waktu ke depan, saya masih fokuskan mereka di bagian kombinasi alat dulu,” jelas Nabot di sela-sela pelatihan.
Tahap ini menjadi krusial dalam proses pelatihan karena menggabungkan dua kemampuan dasar yang wajib dikuasai oleh seorang operator excavator profesional: efisiensi dalam menggali material serta ketepatan dalam melakukan penimbunan. Keduanya harus dilakukan dengan memperhatikan aspek keamanan dan efektivitas kerja.



Para peserta pelatihan terlihat antusias dan semakin mahir dalam mengendalikan alat berat di medan terbuka. Hal ini menjadi indikator positif dari kemajuan mereka selama mengikuti program pelatihan yang diselenggarakan secara intensif.
Program pelatihan ini tidak hanya bertujuan menghasilkan operator yang mampu mengoperasikan excavator, tetapi juga membekali peserta dengan pengetahuan dasar mengenai standar operasional, keselamatan kerja, serta teknik penggunaan alat berat yang efisien dan bertanggung jawab.

Dengan terus bertambahnya keterampilan para siswa dari Intan Jaya ini, diharapkan mereka dapat menjadi tenaga kerja siap pakai di sektor konstruksi dan pertambangan yang terus berkembang di Papua Tengah. (STC)
No responses yet