Timika, Papua Tengah— Sebanyak 11 siswa pelatihan dari Provinsi Papua Tengah yang tergabung dalam kelas Safety K3 kini telah memasuki materi keempat, yakni LOTO (Lock Out Tag Out), sebagai bagian penting dari pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Pelatihan berlangsung di Somatua Training Center, Jalan Cendrawasih, SP II Timika, Papua Tengah.

Materi LOTO ini dikenal sebagai prosedur pengamanan penting dalam dunia kerja, terutama di lingkungan industri yang berisiko tinggi. Tujuannya adalah memastikan bahwa setiap sumber energi yang dapat menimbulkan bahaya telah dimatikan (lock out) dan diberi tanda (tag out) sebelum pekerjaan perawatan atau perbaikan dilakukan. Hal ini mencegah insiden kecelakaan akibat aktifnya energi secara tidak sengaja.

Instruktur pelatihan, Subhana Simamora, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para peserta dalam memahami dan mempraktikkan materi yang diajarkan. “Setelah saya memberikan teori, seluruh siswa mengikuti dengan sangat antusias. Saat mereka melakukan praktik tadi, saya melihat betul bahwa mereka benar-benar memahami prosedur LOTO dan menjalankannya sesuai dengan standar. Seolah-olah mereka sudah menjadi karyawan profesional yang terbiasa melakukan prosedur ini di lapangan,” ungkap Subhana.

Pelatihan ini dilakukan secara terpadu, menggabungkan pembelajaran teori di kelas dan praktik langsung di lapangan. Hal ini menjadi bagian dari komitmen Somatua Training Center dalam mempersiapkan tenaga kerja Papua Tengah yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan kerja.

Program pelatihan Safety K3 ini merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah dan lembaga pelatihan dalam mendorong peningkatan kompetensi dan budaya kerja aman di kalangan generasi muda.
Dengan pemahaman dan keterampilan LOTO yang mulai dikuasai, diharapkan para siswa siap menghadapi tantangan dunia kerja dengan standar keselamatan tertinggi. (STC)
No responses yet