Timika, Papua Tengah — Setelah menjalani lima hari pelatihan teori di kelas, sebanyak tujuh peserta dari Kelas Training Operator di Somatua Training Center akhirnya memasuki tahap praktik lapangan yang didampingi langsung oleh coach profesional. Tahap ini menjadi bagian penting dalam proses pelatihan guna memastikan kesiapan peserta menghadapi dunia kerja di bidang operasional alat berat.
Praktik lapangan dimulai pada hari Senin (19/5), dengan setiap peserta mendapatkan kesempatan langsung mengoperasikan alat berat di bawah bimbingan intensif para coach berpengalaman. Pendampingan ini bertujuan agar peserta dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh secara teori ke dalam situasi kerja nyata.

“Ini adalah momen krusial bagi mereka. Dari kelas kami lihat potensi mereka sangat baik, dan hari ini mereka berhasil membuktikannya di lapangan,” ujar salah satu coach senior, Bapak Yohanes, saat ditemui usai sesi praktik.
Ketujuh peserta menunjukkan performa yang memuaskan, mulai dari penguasaan alat, penerapan prosedur keselamatan kerja, hingga kemampuan bekerja secara tim di lapangan. Hasil ini menandakan keberhasilan tahap awal dari program pelatihan operator yang dirancang oleh Somatua Training Center.
Salah satu peserta, Yulianus, mengaku bangga dapat menyelesaikan praktik lapangan dengan baik. “Awalnya saya grogi, tapi karena coach terus membimbing, saya jadi percaya diri dan bisa menjalankan tugas dengan baik,” tuturnya dengan antusias.

Keberhasilan seluruh peserta dalam praktik ini menjadi bukti bahwa pendekatan pelatihan berbasis teori dan praktik yang diterapkan oleh Somatua Training Center efektif dalam mencetak tenaga operator yang kompeten dan siap kerja.
Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Somatua dalam meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal, terutama di sektor pertambangan dan konstruksi. Tahap selanjutnya, para peserta akan menjalani evaluasi akhir sebelum mendapatkan sertifikasi resmi sebagai operator. (STC)
No responses yet