Papua  Tengah, Temika — Tepat pada hari ini secara resmi dimulai Program Pelatihan Operator Alat Berat, hasil kerja sama antara Dinas Koperasi UMK dan Tenaga Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Mappi Provinsi Papua Selatan dan Yayasan Somatua. Pelatihan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi tenaga kerja asli Papua agar mampu bersaing di dunia industri konstruksi dan pertambangan.

Kehadiran Pejabat dan Perwakilan Terkait

Acara pembukaan yang berlangsung dengan penuh antusias ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dari Pemerintah Daerah Kabupaten Mappi dan Kabupaten Mimika, antara lain:

Ibu Wilhelmina Nahinde, ST, Kepala Seksi Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Pemda Kabupaten Mappi

Ibu Pitersina Jamme, S.IP, Kepala Seksi Hubungan Industrial Pemda Kabupaten Mappi

Bapak Rahman, Kepala Bidang Pelatihan Tenaga Kerja Kabupaten Mimika, mewakili Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Mimika

Kehadiran para perwakilan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam membuka ruang pembelajaran dan peningkatan keterampilan bagi masyarakat, terutama generasi muda Papua.

Pembukaan Resmi oleh Yayasan Somatua

Program pelatihan dibuka secara resmi oleh Ny. Aryati Nagapa, Direktur PT Mpaigelah, yang hadir mewakili Maximus Tipagau, SE, Pendiri Yayasan Somatua. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pelatihan operator alat berat merupakan bagian dari misi Yayasan Somatua dalam pemberdayaan sumber daya manusia Papua melalui pendidikan dan pelatihan teknis yang berkualitas. Beliau juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi lokal agar masyarakat Papua dapat mengambil bagian dalam perkembangan industri di wilayahnya sendiri.

Jumlah Peserta dan Jenis Pelatihan

Pada periode pelatihan kali ini, terdapat 12 peserta yang terdaftar dan akan mengikuti kelas pelatihan yang dibagi menjadi dua kategori, yaitu:

Pelatihan Operator Excavator

Pelatihan Operator Backhoe Loader

Para peserta akan menjalani proses pembelajaran di Somatua Training Center, Kabupaten Mimika, yang telah menjadi salah satu pusat pelatihan kompetensi unggulan di wilayah Papua.

Durasi Pelatihan

Pelatihan Operator Alat Berat ini dimulai pada 18 November 2025 dan akan berlangsung hingga seluruh rangkaian pembelajaran serta praktik lapangan selesai. Selama masa pelatihan, peserta akan dibimbing oleh instruktur berpengalaman dengan kurikulum yang terstruktur mencakup teori, praktik, serta pelatihan keselamatan kerja (K3).

 

Harapan dan Komitmen ke Depan

Program ini diharapkan dapat menjadi wadah pembentukan tenaga kerja terampil yang siap memasuki dunia kerja. Pemerintah daerah dan Yayasan Somatua berkomitmen untuk terus memperluas peluang pelatihan serupa guna meningkatkan kualitas SDM Papua, sekaligus membuka jalan bagi generasi muda untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih layak dan berdaya saing tinggi.

Dengan terselenggaranya pembukaan pelatihan ini, momentum pemberdayaan masyarakat lokal semakin nyata, menguatkan harapan bahwa perkembangan wilayah Papua Selatan dan Papua Tengah dapat ditopang oleh tenaga kerja yang kompeten dan profesional. (STC)

Categories:

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian