Timika, Papua Tengah — Sejumlah siswa training asal Provinsi Papua Tengah mendapat pembekalan materi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) langsung dari Bapak Subana Simamora, instruktur sekaligus ahli safety K3 berpengalaman. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari program pelatihan terpadu untuk membentuk tenaga kerja terampil sekaligus sadar akan pentingnya keselamatan di lingkungan kerja.

Dalam sesi pelatihan yang berlangsung di ruang kelas dan area praktik, Bapak Subana menjelaskan prinsip-prinsip dasar K3, mulai dari penggunaan alat pelindung diri (APD), prosedur evakuasi darurat, hingga cara mengenali dan mengantisipasi potensi bahaya di tempat kerja. “K3 bukan sekadar aturan, tapi budaya kerja yang harus tertanam pada setiap individu. Tanpa K3, keterampilan teknis saja tidak cukup,” tegasnya saat memberikan materi.

Para siswa terlihat serius mengikuti penjelasan dan simulasi yang diberikan. Mereka diajak mencoba langsung penggunaan helm, sarung tangan, sepatu safety, serta pelindung mata. Simulasi penanganan kebakaran kecil dan tata cara menyelamatkan rekan kerja yang mengalami kecelakaan juga menjadi bagian dari latihan tersebut.

Andi, salah satu peserta, mengaku pelatihan ini membuka wawasannya tentang pentingnya keselamatan kerja. “Saya baru sadar kalau kecelakaan bisa terjadi kapan saja. Sekarang saya tahu bagaimana melindungi diri dan membantu orang lain,” ujarnya.
Pembekalan ini diharapkan tidak hanya menjadi teori yang dihafal, tetapi benar-benar diterapkan saat para peserta bekerja nanti. Program ini merupakan langkah strategis untuk mencetak tenaga kerja Papua Tengah yang siap bersaing dengan standar industri, tanpa mengesampingkan aspek keselamatan. (STC)
No responses yet