Timika, Papua Tengah — Kelas pelatihan operator excavator Intake 23 resmi ditutup pada Jumat (20/6/2025) dalam sebuah seremoni sederhana namun penuh makna yang diselenggarakan di lokasi pelatihan di Timika, Papua Tengah. Acara ini menandai berakhirnya rangkaian pelatihan intensif selama beberapa minggu yang diikuti oleh peserta dari berbagai daerah.

Acara penutupan dihadiri oleh perwakilan manajemen, instruktur, serta para peserta pelatihan yang telah menunjukkan dedikasi dan semangat tinggi selama mengikuti proses belajar. Dalam sambutannya, pihak penyelenggara menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh peserta serta berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat dimanfaatkan secara maksimal di lapangan kerja.
“Pelatihan ini bukan hanya tentang mengoperasikan alat berat, tetapi juga membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama di lapangan. Kami bangga dengan komitmen para peserta Intake 23,” ujar salah satu instruktur dalam pidatonya.

Selama pelatihan, para peserta dibekali dengan pengetahuan teknis dan praktik langsung dalam mengoperasikan excavator, termasuk standar keselamatan kerja, pemeliharaan alat, serta simulasi kerja di medan yang menyerupai kondisi nyata.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan sertifikat kelulusan, disusul dengan sesi foto bersama, dan ungkapan terima kasih dari para peserta kepada para pengajar dan penyelenggara.

Acara penutupan juga disertai dengan proses simbolis pelepasan APD (alat pelindung diri) oleh para peserta sebagai tanda berakhirnya masa pelatihan. Momen ini menjadi simbol bahwa para peserta telah menyelesaikan tahapan pelatihan dengan baik dan siap melangkah ke dunia kerja dengan penuh tanggung jawab.

Sebagai bentuk syukur dan kebersamaan, acara diakhiri dengan makan bersama antara peserta, instruktur, dan tim penyelenggara. Suasana hangat dan kekeluargaan terasa kuat, menandai akhir dari pelatihan dengan penuh kesan positif.
Dengan berakhirnya pelatihan ini, diharapkan para lulusan Intake 23 siap terjun ke dunia kerja dan berkontribusi dalam berbagai proyek pembangunan di Papua dan sekitarnya, membawa semangat kerja yang profesional dan bertanggung jawab. (STC)
No responses yet