Papua Tengah — Setelah menempuh proses pelatihan intensif selama 2 bulan, Somatua Training Center resmi menutup program Pelatihan Intake ke-22, yang diikuti oleh 20 peserta terpilih dari berbagai suku di Papua. Program ini dirancang untuk membekali para peserta dengan Tiga keterampilan dasar di bidang, Safety, konstruksi dan pengelasan (Welder)—tiga sektor penting yang tengah berkembang di wilayah Papua.
Selama pelatihan, para peserta yang sebelumnya tidak memiliki latar belakang teknis, dibimbing dari nol oleh instruktur berpengalaman. Mereka belajar teori dan praktik langsung di lapangan, mulai dari pengenalan alat, teknik dasar konstruksi, hingga pengelasan dengan standar industri.
“Saya sangat berterima kasih karena Somatua Training Center memberikan kesempatan untuk belajar hal yang sebelumnya belum pernah saya dapatkan. Sekarang saya sudah paham apa itu konstruksi dan welder,”
ucap Yopri Kula, salah satu peserta pelatihan dari suku Damal, dengan penuh semangat.

Pelatihan ini bukan hanya membuka wawasan baru, tapi juga memberi harapan bagi anak-anak muda Papua untuk berkontribusi langsung dalam dunia kerja dan pembangunan daerah. Para lulusan kini sudah siap terjun ke dunia kerja dengan kompetensi yang mumpuni dan semangat kerja yang tinggi.
Program pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Somatua Training Center untuk mencetak tenaga kerja lokal yang berdaya saing, serta mendorong pemberdayaan masyarakat Papua secara menyeluruh melalui pendidikan vokasional.

Somatua Training Center percaya bahwa setiap individu berhak mendapat kesempatan untuk berkembang, dan Intake Angkatan 22 adalah salah satu bukti nyata bahwa dengan pelatihan yang tepat, anak Papua mampu bersaing dan berkarya.(STC)
No responses yet