Timika, Papua Tengah — Suasana penuh sukacita dan semangat terpancar dalam Ibadah Jumat Bersama yang diadakan oleh Yayasan Somatua pada hari Jumat ini. Kegiatan ini dihadiri oleh para karyawan yayasan, siswa pelatihan asal Kabupaten Intan Jaya, serta peserta dari berbagai wilayah di Provinsi Papua Tengah.

Ibadah ini dipimpin oleh Ibu Pendeta Telly Suru, yang menyampaikan khotbah dari Injil Matius 5:13–16, tentang “Garam dan Terang Dunia”. Dalam penyampaiannya, Pendeta Telly menekankan bahwa setiap orang percaya dipanggil untuk menjadi pengaruh positif di tengah masyarakat.“Kita bisa membawa perubahan. Kita harus berdampak di masyarakat dan memberi dampak ke orang lain,” tegasnya di tengah khotbah.
Firman ini menjadi pengingat bagi seluruh peserta ibadah bahwa peran mereka di tengah lingkungan kerja maupun komunitas bukan hanya sekadar hadir, melainkan menghadirkan terang dan memberi rasa seperti garam yang menghidupkan.“Tetap semangat, biar terus menjadi dampak yang baik bagi teman-teman dan bagi orang-orang di sekitar kita,” tutup Pendeta Telly, memberikan dorongan rohani yang kuat kepada para hadirin.

Ibadah ini bukan hanya menjadi rutinitas keagamaan, tetapi juga momentum pembentukan karakter dan penyegaran spiritual bagi para peserta. Dengan semangat baru, para karyawan dan siswa pelatihan diharapkan terus membawa nilai-nilai positif dalam setiap aspek kehidupan, baik di tempat kerja, pelatihan, maupun di tengah masyarakat. (STC)
No responses yet