Pengurus Yayasan Somatua Kabupaten Mimika, Papua Tengah, melakukan persiapan menyambut rencana kedatangan Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin yang dijadwalkan mengunjungi Somatua Training Center (STC) pada Rabu (30/11/2022). “Sesuai dengan jadwal, Wapres Ma’ruf akan ke STC. Ini kami sedang mempersiapkan beberapa agendanya, termasuk gandeng pelaku UMKM untuk promosi usaha yang mereka kembangkan saat ini,” kata Maximus Tipagau, Pimpinan Yayasan Somatua yang juga Tenaga Ahli Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) kepada media ini, Jumat kemarin.

Rombongan Wapres Ma’ruf dijadwalkan tiba di Bandara Mozes Kilangin Timika pukul 14.20 WIT, setelah itu langsung menuju STC untuk penandatanganan prasasti peresmian STC,” terang Maximus. Kurang lebih 1 jam di STC, selanjutnya rombongan Wapres Ma’ruf menuju Rimba Papua Hotel (RPH). Di RPH nantinya, orang nomor dua di Indonesia akan melakukan pertemuan sekaligus sosialisasi terkait percepatan pembangunan kepada Pj. Gubernur Papua Tengah Dr. Ribka Haluk dan para bupati se Provinsi Papua Tengah. Pada kesempatan itu juga Wapres Ma’ruf akan menerima dan berdialog dengan pimpinan PT Freeport Indonesia (PTFI). Setelah itu, rombongan Wapres Ma’ruf menuju Bandara Mozes Kilangin Timika dab take off pukul 16.15 WIT menuju Kaimana, Provinsi Papua Barat.

Selain penandatanganan prasasti, Wapres Ma’ruf juga berkesempatan mengunjungi stan-stan future SMEs atau UMKM masa depan. Dalam rangka itu, pada Kamis (24/11) lalu, Maximus Tipagau langsung bertemu masyarakat pemilik dan penggerak UMKM untuk membawa hasil karya mereka, baik berupa penganan ringan, kopi dan souvenir khas Papua. Selain konsen di bidang pendidikan dan kesehatan, Yayasan Somatua pun terus mendorong dan memberdayakan para pelaku UMKM yang ada di Kota Timika dan sekitarnya. “Kerja sama ini kami wujudnyatakan dalam wadah UMKM Center sehingga memudahkan para pelaku UMKM mempromosikan dan memasarkan produk usaha mereka.

Pada pertemuan bersama para pelaku UMKM di STC diharapkan menjadi titik awal pengembangan masa depan UMKM di Timika. “Kami realisasikan program UMKM Center supaya mengakomodir lebih banyak pelaku bisnis lokal pada tingkat mikro, kecil dan menengah. Terima kasih untuk mama-mama Papua yang sudah bawa hasil karya racikan penganan ringan organik khas Papua yang luar biasa. Saya sudah cicipi satu persatu. Ada berbagai macam makanan ringan yang saya sudah coba, salah satunya keripik Tambelo yang enak di mulut dan sangat gurih,” ungkap Maximus memuji produk lokal tersebut.

Maximus menambahkan, dengan melibatkan dan mengedepankan para pelaku UMKM saat kunjungan Wapres Ma’ruf, menjadi motivasinya ke depan agar putra-putri asli Papua bukan lagi penonton tetapi menjadi pelaku ekonomi dan pembangunan sehingga memberikan benefit atau dampak positif untuk kesejahteraan rumah tangga atau kelompok. “Paling kurang warga Papua bisa membiayai pendidikan, ekonomi rumah tangga, makan dan minum, termasuk membeli susu anak,” harap Maximus. Saatnya nanti, pelaku UMKM lokal Timika juga akan melakukan ujicoba mesin press and vacum untuk kemasan makanan ringan atau oleh-oleh khas Timika berbahan lokal alami.

Maximus memastikan persiapan demi persiapan terus dilakukan tim STC, mulai pendirian panggung dengan bahan dasar tailing atau pasir sisa tambang (Sirsat) PTFI.“Tim kami sudah sejak beberapa hari lalu lakukan pengecetan pagar STC, termasuk seksi acara penyambutan tengah menyiapkan kalungan bunga serta souvenir untuk diberikan kepada Wapres Ma’ruf serta tamu VIP lainnya,” ungkap Maximus.Selama kunjungan kerja Wapres, ratusan personel gabungan TNI-Polri diterjunkan untuk pengamanan di jalur-jalur yang dilewati hingga titik rombongan Wapres berkunjung selama di Timika.

Previous Next

Categories:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

Categories