Teori tanpa praktek dalam suatu pembelajaran akan menjadi sia-sia. Para siswa tidak akan memahami secara mendalam bagaimana mengaplikasikan pelajaran yang mereka peroleh. Begitu pula pembelajaan di dalam kelas diperlukan untuk menanamkan pemahaman atau meningkatkan kemampuan kognitif memahami apa yang akan dipraktekkan. Aktivitas training yang dilaksanakan di Somatua Training Center merupakan gabungan dari kedua hal ini. Para siswa dibimbing secara teoretis dengan bantuan instruktur di dalam ruang belajar dan mempraktekkan pengetahuan yang telah diperoleh di luar ruangan. Kemampuan menguasai materi teori mungkin tidak selalu berbanding lurus dengan kemampuan praktis, namun kedua hal ini sama pentingnya untuk menyeimbangkan kemampuan kognitif dan keterampilan motorik para siswa.

Somatua Training Center selalu berusaha menjaga keseimbangan dalam  memberikan ilmu kepada para siswanya. Oleh karena itu, seperti dalam pelatihan-pelatihan yang telah dilaksanakan sebelumnya, diadakan pula sesi teori di dalam ruang kelas. Pada kesempatan ini Somatua Training Center sedang memberikan pelatihan bagi tenaga refresher dan semua tergabung dalam pelatihan bidang konstruksi. Mengingat jumlah peserta training yang cukup banyak, pemberian materi dalam kelas dibagi menjadi dua kelompok yang masing-masing berlangsung pada setiap hari Jumat dan Sabtu. Sementara hari Senin sampai Kamis diberikan kesempatan kepada para siswa untuk praktek di lapangan.

Hari ini (Sabtu/ 14 Mei 2022) merupakan hari pertama dari sesi teori dalam kelas. Kelompok siswa peserta training mengikuti dengan serius dan antusias. Bapak Abraham Marandof selaku instruktur  menyediakan materi berhubungan dengan Safety K3 dalam bidang konstruksi.

“Kita belajar Kontruksi itu kita pelajari secara luas. Berbicara konstruksi berarti melingkupi beberapa aspek bidang. Secara umum kita mengetahui itu pembangunan, namun di dalamnya bukan hanya ada bangunan beton atau bangunan kayu, tetapi ada juga besi dan baja; apalagi bangunan berskala besar,” Bapak Abraham Marandof menerangkan. Beliau kemudian menambakan bahwa semua ini dipelajari, tetapi untuk dasarnya sekali kita harus mematuhi Kesehatan dan Kelamatan Kerja atau K3  karena ini adalah dasar yang begitu penting bagi seorang pekerja konstruksi.

“Jadi karena baru memulai pertemuan, jadi saya memberikan pengenalan materi tentang dasar K3 dan juga pengenalan alat-alat konstruksi serta gambar-gambar denah RAB. Nanti selajutnya baru kita di pembahasan teori mengenai tahapan konstruksi, klasifikasi jenis dasar sistem struktur pada bangunan dan analisis kebutuhan material,” beliau menjelaskan.

Pelaksanaan training dalam kelas pada hari ini diharapkan menambah semangat para peserta untuk menimba lebih banak ilmu pada pertemuan-pertemuan selanjutnya dan menjadi bekal bagi mereka untuk diaplikasikan dalam praktek sambil tetap menerapkan K3 dengan baik. Ketika menyelesaikan pelatihan dan telah memasuki dunia kerja, para siswa dapat menjadi duta Somatua Training Center melalui kompetensi dan erilaku yang diperoleh proses training di Somatua Training Center.

(Foto : Emanuel )

(Artikel : Emanuel & Berlian)

(Editor : Rofin Daton)

Previous
Next Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Categories:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

Categories